Pengertian Conditional dan Subjunctive

8/20/2015

(Belajar Bahasa Inggris Dasar) Conditional dan Subjunctive



Conditional

Conditional terdiri dari if clause (anak kalimat) dan main clause (induk kalimat). Selanjutnya dikembangkan menjadi 3 bagian menjadi 3 rumus pasangan.


1. Tipe Pertama
Tense
Present
If Clause
If + S + V1
Main Clause
S + will + V1
Fakta
Future


Contoh : 
If he studies hard he will past the exam.
(It is possible that he will pass the exam)

2. Tipe Kedua
Tense
Past
If Clause
If + S + V2
Main Clause
S + would + V2
Fakta
Present


Contoh : 
If he studied hard he would pass the exam.
(He doesn'e study, so he doesn'e pass the exam)

3. Tipe Ketiga

Tense
Past Perfect
If Clause
If + had + V3
Main Clause
S + would have + V3
Fakta
Past


Contoh : 
If he had studied he would have passed the exam.
(he didn't study, so he didn't pass the exam)

Catatan :
1. Tipe 1 merupakan pengandaian yang kemungkinan akan terjadi. Tipe 2 dan 3 merupakan pangandaian yang tidak mungkin terjadi. Fakta untuk tipe 2 adalah present (tidak terjadi di waktu sekarang, dan untuk tipe 3 adalah past (tidak terjadi di waktu lampau).
2. To be yang di gunakan untuk semua subject dengan tense past adalah were.

Formula

Pengandaian
Fakta
V1
Possibility (will + V1)
V2 / Were
V1 / is, am, are
Had V3
V2 / was, am
Kalimat (+)
Kalimat (-)
Kalimat (-)
Kalimat (+)


Keterangan : 

Jika pengandaian V2  (past), maka fakta harus dalam bentuk V1 (present). Jika pengandaian V3 maka fakta harus V2 . Jika pengandaian kaliamt negatif (-) maka fakta harus kalimat positif (+) begitu juga sebaliknya .

Sekarang cobalah cari fakta pada conditional tipe 2 dan tipe 3 diatas. langsung saja masukkan ke rumus praktisnya.


Pengandaian : 

If he studied he would pass the exam.
                   V2 (+)

If he had studied he would pass the exam.
            had V3 (+)

Fakta :

He doesn't study so he doesn't pass the exam.
                    V1 (-)

He didn't study so he didn't pass the exam.

Subjunctive

Kalimat yang mengemukakan suatu pengharapan yang biasanya bertentangan dengan kenyataan yang sesungguhnya terjadi.

(A) Future Subjunctive

Rumus


Subject 1 + (wish, if, as though, would rather) + subject 2 + would/could + V1 + keterangan waktu Future
Contoh : 

I wish Iqbal go to school tomorrow.
(Saya berharap Iqbal bisa pergi ke sekolah besok.)
(Kenyataannya Iqbal tidak akan pergi ke sekolah besok/ Iqbal won't go to the office).

(B) Past Subjunctive

Rumus


Subject 1 + (wish, if, as though, would rather) + subject 2 + Past (V2 / were)
 Contoh :

I wish I were a teacher.
(Saya harap saya seorang guru.)
(Kenyataannya saya bukan guru / I'm not a doctor.)

(C) Past Perfect Subjunctive

Rumus
Subject 1 + (wish, if, as though, would rather) + subject 2 + Past Perfect
Contoh : 

I wished I had typed a letter.
(Saya harap (lampau) saya sudah mengetik sebuha surat.)
(Kenyataannya saya tidak mengetik sebuah surat (lampau) / I didn't type a letter.)

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda